Yang Penting Heppiii. Nggak lama lagi, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Indonesia akan memiliki Bandar Antariksa. Biak, Papua adalah lokasi yang dipilih untuk pendirian Bandar Antariksa ini. Biak dipilih karena tempat tersebut dinilai ideal untuk peluncuran roket setinggi 300 m.

Selain dekat dengan ekuator, pemilihan Desa Soukobye di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, sebagai lokasi rencana pembangunan Bandar Antariksa itu adalah karena posisinya yang sekitar satu derajat Lintang Selatan dan berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik, jadi aman untuk dijadikan sebagai lokasi peluncuran.

Bandar Antariksa Di Biak

Source: goodnewsfromindonesia.id

Kepala Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Robertus Heru Trijahyanto, mengatakan, “Untuk mencapai ketinggian maksimal 300 m tersebut roketnya harus lebih besar (diameter dan panjang). Sehingga perlu tempat peluncuran yang lebih luas,” ujar dia.

Karena keterbatasan anggaran, LAPAN akan membangun Bandar Antariksa atau space port skala kecil untuk uji terbang dan peluncuran roket-roket kecil. Bandar Antariksa yang besar akan dibangun dengan kemitraan internasional . Saat ini sendiri sih udah ada tempat peluncuran roket di Garut sebagai lokasi untuk tempat uji statistik dan uji terbang roket kecil.

Bandar Antariksa Di Biak

Source: today.line.me

Jadi kalau roket yang biasa kecil-kecil itu biasa dilakukan dari Garut. Tapi untuk ukuran besar dan bertingkat itu,terlalu riskan kalau diluncurkan di Garut karena lokasinya sudah padat penduduk, jadi  harus disiapkan tempat peluncuran yang lebih aman. Dan posisi terbaiknya ada di Biak.

Sekarang ini, LAPAN sudah memiliki 100 hektar lahan di Biak Utara untuk pembangunan Bandar Antariksa skala kecil yang akan difungsikan sebagai lokasi uji terbang. Targetnya, tahun 2024 nanti, pembangunan Bandar Antariksa tersebut udah bisa diselesaikan walaupun belum sempurna. Setidaknya, bisa dipakai untuk uji terbang. (YPH/HL)