Yang Penting Heppiii. 11 September lalu, Indonesia memperingati Hari Radio Nasional yang juga sekaligus diperingati sebagai hari kelahiran Radio Republik Indonesia (RRI) yang didirikan pada 11 September 1945. Tahu nggak guys, radio adalah media penyiaran elektronik tertua, sekaligus menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia loh.

Aliran Gelombang Radio Indonesia Dari Masa Ke Masa

Source: tribunnews.com

Pada masa penjajahan Belanda, muncul radio pertama yang bernama Bataviase Radio Vereniging. Sayangnya, radio tersebut berada di bawah pengawasan asing. Bahkan sekalipun bermunculan radio lain, mereka cuma menyiarkan berbagai program siaran yang berisi berbagai jenis-jenis berita terkait dengan kepentingan para meneer.

Aliran Gelombang Radio Indonesia Dari Masa Ke Masa

Source: merdeka.com

Kenyataan inilah yang mendorong kaum pribumi kemudian mendirikan stasiun radio siaran milik sendiri. Lima tahun setelah peristiwa Sumpah Pemuda, tepatnya tanggal 1 April 1933, Solosche Radio Vereniging (SRV) pun didirikan. Infomasi yang disampaikan pun bersifat ketimuran seperti kebudayaan, kesenian, dan pergerakan nasionalisme. Sejak saat itu, banyak radio lokal bermunculan di Indonesia.

Pada 12 Oktober 1945, Bung Tomo juga membawa gagasan yang membuatnya terkenal: mendirikan stasiun pemancar radio, yang dinamakannya Radio Pemberontakan, sebagai sarana untuk menciptakan solidaritas massa dan memperbesar semangat perjuangan pemuda. Pada 15 Oktober 1945, melalui surat kabar Soeara Rakjat, Bung Tomo mengumumkan bahwa Radio Pemberontakan mulai hari itu akan mengudara perdana.

Aliran Gelombang Radio Indonesia Dari Masa Ke Masa

Source: sindonews.com

Pada era Orde Baru, siaran radio sepenuhnya diselenggarakan melalui Radio Republik Indonesia atau RRI. Seiring dengan pemerintahan yang berganti, di masa reformasi peran radio mulai beragam. Nggak hanya sebagai media penyampai informasi, namun juga sarana hiburan untuk memutar lagu-lagu hits dari dalam dan luar negeri. Semua disajikan dan dikemas sesuai dengan kode etik wartawan yang berlaku di Indonesia.

Aliran Gelombang Radio Indonesia Dari Masa Ke Masa

Source: iradiofm.com

Lalu, di era serba digital ini, saat media cetak mulai berguguran, lain cerita dengan radio. Percaya nggak percaya, dengan beragamnya platform musik, keberadaan radio tetap punya tempat di hati para pendengarnya. Karena perangkat untuk mendengarkan radio kini juga lebih beragam seiring dengan perkembangan internet.

Masyarakat nggak perlu lagi membeli perangkat radio sekadar untuk mendengarkan siarannya. Cukup dengan mengakses internet lewat berbagai media elektronik masa kini seperti smartphone, tablet, komputer, atau laptop dengan streaming onlinenya. Gratis pula.

Aliran Gelombang Radio Indonesia Dari Masa Ke Masa

Source: hipwee.com

Semoga dengan banyaknya perangkat yang memudahkan akses, radio bisa terus menghibur pendengar setianya. Kita juga harus support guys, yuk dengerin radio Indonesia. (YPH/HL)