Yang Penting Heppiii. Di Indonesia, kereta api merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat, entah itu untuk bepergian jarak jauh maupun dekat. Nggak salah sih, karena kereta api, menawarkan perjalanan yang lain dari kendaraan umum lain, terutama menyangkut rute. Kalau moda transportasi lain, kamu masih harus tetap berada di jalanan dengan segala macam hiruk pikuk dan kemacetannya. Sedangkan dengan kereta api, selain punya jalur sendiri yang biasanya keluar dari keramaian, tempat duduknya pun lebih nyaman. Jadi bisa duduk santai sambil menikmati pemandangan, lalu tiba-tiba, nyampe aja gitu.
Nah, buat kamu yang doyan banget naik kereta api, khususnya di Jawa Timur, mulai Desember nanti ada 4 stasiun yang berganti nama loh. Jadi biar nggak nyasar ke kota orang, kamu musti perhatiin nama stasiun dan kotanya sebelum memesan tiket guys.
Pengumuman resminya sendiri tentang penggantian nama stasiun kereta api di Jawa Timur sudah dipublikasikan melalui akun resmi perusahaan PT Kereta Api Indonesia (@kai121_). Stasiun-stasiun yang berganti nama yakni Stasiun Paron menjadi Stasiun Ngawi, Stasiun Barat menjadi Stasiun Magetan, Stasiun Banyuwangi Baru menjadi Stasiun Ketapang dan Stasiun Karangasem menjadi Stasiun Banyuwangi Kota. Perubahan nama stasiun ini sudah di update pada website PT Kereta Api Indonesia serta aplikasi KAI ACCESS. Coba cek ya guys.
Tentunya, pergantian nama ini bukan tanpa alasan dong. Semua juga butuh proses panjang. Berikut adalah beberapa alasan dari penggantian nama stasiun.
Banyuwangi – Stasiun Banyuwangi Baru menjadi Stasiun Ketapang; Stasiun Karangasem menjadi Stasiun Banyuwangi Kota
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mengusulkan penggantian nama kepada pihak PT Kereta Api Indonesia DAOP 9 (Daerah Operasi) Jember. Tujuannya cuma ingin memudahkan wisatawan dan orang awam yang berkunjung ke Banyuwangi biar nggak salah menentukan stasiun untuk turun. Menurutnya, banyak orang awam yang datang ke Stasiun Banyuwangi Baru (berganti menjadi Ketapang) namun sebenarnya orang tersebut ingin turun di Banyuwangi Kota (dulu Karangasem). Sehingga penggantian kedua nama stasiun tersebut diharapkan mampu memberikan informasi lebih serta mempermudah akses bagi wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.

Source: pariwisatabanyuwangi.com

Source: yukpigi.com
Ngawi – Stasiun Paron menjadi Stasiun Ngawi
Stasiun Paron merupakan stasiun yang berada di dekat pusat Kabupaten Ngawi, yakni berjarak 8-10 km. Penggantian nama stasiun ini guna memudahkan pengguna kereta api untuk menentukan lokasi atau nama stasiun yang nantinya hendak digunakan sebagai tempat pemberhentian dengan tujuan dekat pusat Kabupaten Ngawi. Ngawi sendiri punya 3 stasiun yakni Stasiun Paron (kini berganti Stasiun Ngawi), Stasiun Geneng, Dan Stasiun Keduggalar. Dari ketiga stasiun tersebut, Stasiun Paron lah yang paling dekat dengan pusat Kabupaten Ngawi.

Source: sinarngawi.com
Magetan – Stasiun Barat menjadi Stasiun Magetan
Stasiun Barat merupakan satu-satunya stasiun yang berada di Kabupaten Magetan. Untuk lebih memudahkan wisatawan yang hendak berkunjung ke Magetan, maka usulan penggantian nama stasiun dari pemerintah daerah setempat akhirnya disetujui.

Source: twipu.com
Nah, kalau udah tahu stasiun-stasiun mana aja di Jawa Timur yang berganti nama. Jangan sampai salah pilih stasiun ya. (YP/HL)