Yang Penting Heppiii. Kalau kamu pernah nonton film Guardians of the Galaxy yang dibintangi Criss Pratt, disitu ditampilkan bagaimana manusia bisa hidup tanpa baju astronot di luar angkasa, walaupun hanya beberapa saat. Tapi apa mungkin ya manusia bisa hidup di luar angkasa tanpa baju astronot untuk melindungi mereka?

untamedscience.com

Jay Buckey, mantan astronot NASA, penulis buku Space Physiology, mengungkap bahwa tanpa baju astronot, manusia akan langsung pingsan karena kekurangan oksigen. Nggak cuma itu, adanya tekanan rendah di luar tubuh akan membentuk gelembung-gelembung dalam aliran darah dan jaringan tubuh.

Paul Sutter, seorang astrofisikawan di Ohio State University, juga mengamini Jay Buckey,  menjelaskan bahwa tiga risiko terbesar dari berada di luar angkasa tanpa baju astronot adalah kehampaan udara, temperatur yang rendah, dan kurangnya oksigen.

Source: hindustantimes.com

Ruang hampa udara nggak akan bikin manusia meledak kaya di film-film, tapi kandungan nitrogen dalam aliran darah akan menggelembung, dan tubuh akan menggembung jadi dua kali lipat, parahnya, nggak akan langsung mati, jadi kebayang dong sakitnya seperti apa.

Source: itv.com

Ditambah lagi, temperatur ruang angkasa yang sangat dingin akan membuat tubuh beku perlahan, karena panas tubuh juga sedikit demi sedikit akan hilang. Tapi tetap, masalah terbesar adalah kekurangan oksigen. 15 Detik adalah waktu yang cukup untuk membuatmu pingsan dan dua menit adalah waktu terlama untuk menyelamatkan nyawa agar nggak melayang walaupun telah menggembung, membeku, dan terbakar oleh radiasi ultraviolet yang tidak disaring oleh atmosfer. Lewat dari jangka waktu tersebut dan seluruh organ tubuhmu akan berhenti bekerja karena kekurangan oksigen dan kamu akan mati.

Serem juga ya, kayanya kalau punya cita-cita jadi astronot, mending ikutin aturan buat pake baju astronot aja deh. Keren juga kok bajunya, pasti bakal kelihatan gagah. (YPH/HL)

Source