Yang Penting Heppiii. Di negara konflik seperti Palestina, granat-granat gas air mata bekas yang berserakan di mana-mana adalah pemandangan biasa. Tapi ada satu pemandangan unik dan nggak biasa di salah satu desa di Palestina.
Di desa Bilin, dekat kota Ramallah Tepi Barat, ibukota de facto Negara Palestina, Seorang wanita Palestina menyirami lusinan tanaman di dekat rumahnya di gurun. Uniknya, tanaman tersebut masing-masing tumbuh dari tabung granat gas air mata bekas pakai yang dikumpulkan selama bertahun-tahun akibat adanya bentrokan dengan tentara Israel.

Source: dailymail.co.uk
Penduduk lokal di desa Palestina ini telah mengumpulkan granat gas air mata yang ditinggalkan pasukan keamanan Israel. Dan alasan mereka mengumpulkan granat ini mungkin berbeda dari yang kamu pikirkan.

Source: dailymail.co.uk
Taman nggak biasa ini ternyata dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa kehidupan bisa muncul dari kematian. Ya, granat-granat itu menewaskan beberapa orang selama protes mingguan mereka terhadap tembok pemisah Tepi Barat Israel.

Source: dailymail.co.uk
Sangat menyedihkan bahwa ada begitu banyak kekerasan di dunia. Tapi lebih menyedihkan lagi bahwa orang-orang menggunakan granat yang membunuh orang untuk menghormati mereka yang terbunuh. Sungguh ironis, tapi setidaknya, mata dan hati jadi adem ngeliat bunga-bunga kecil bermekaran ini. Semoga seiring bermekarannya bunga-bunga ini, bermekaran pula harapan untuk kedamaian di dunia. (YPH/HL)