Yang Penting Heppiii. Siapa yang nggak tahu keberadaan Gunung Semeru di Jawa Timur? Kayanya bukan cuma pendaki, wisatawan lokal maupun manca negara juga pasti sudah mendengar kemegahan Gunung Semeru. Gunung tertinggi di pulau Jawa dengan ketinggian 3.686 mdpl ini memang punya beberapa keistimewaan. Selain termasuk dalam seven Summit Indonesia, dan merupakan gunung berapi tertinggi ke – 3 di Indonesia. Yang unik dari Gunung Semeru adalah, kamu bisa menyaksikan fenomena meletus tiap 20 menit sekali.  

Gunung Semeru, Paku Bumi Yang Juga Singgasana Para Dewa

Source: referensiwisata.com

Menariknya, bukan cuma keindahan alamnya yang patut dikagumi, Gunun Semeru juga punya legenda untuk diketahui. Gunung aktif stratovolcano ini berada di dua wilayah, Kabupaten Malang dan Lumajang. Gunung Semeru masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Nah, kawasan ini dihuni oleh suku Tengger yang sarat akan budaya dan menjadi daya tarik tersendiri bagi turis.

Ngomong-ngomong soal legenda, Gunung Semeru ini punya tempat khusus bagi umat Hindu dan Budha karena dianggap sebagai gunung yang suci dari India. Gunung Semeru sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti Sumeru ‘Meru Agung’. Semeru juga diartikan sebagai ‘Lingga Ancala’. Lingga berarti tidak bergerak atau sesuatu yang bukan ciptaan manusia, dan Ancala berarti gunung atau karang.

Gunung Semeru, Paku Bumi Yang Juga Singgasana Para Dewa

Source: travel.tempo.co

Diceritakan dalam kitab Tantu Pagelaran, konon keadaan bumi miring karena Gunung Meru di India terlalu berat. Akibatnya, pulau Jawa menjadi nggak stabil dan terombang ambing di tengah lautan. Melihat pulau yang nggak menentu tersebut, Dewa Brahma dan Dewa Wisnu mengambil Mahameru di Tanah Jambudvipa (India) untuk di tancapkan di Jawa sebagai paku bumi.

Untuk memindahkan Mahameru, Dewa Wisnu kemudian menjelma menjadi seekor kura-kura raksasa dan menggendong gunung itu di punggungnya. Sementara Dewa Brahma menjelma menjadi ular panjang yang membelitkan tubuhnya pada gunung dan badan kura-kura. Mahameru kemudian dibawa dan ditancapkan di Jawa.

Gunung Semeru, Paku Bumi Yang Juga Singgasana Para Dewa

Source: phinemo.com

Gunung Meru yang dibawa dari india dan diletakkan di pulau Jawa tersebut nggak cuma membentuk 2 gunung saja tapi ketika puncak gunung Meru yang di bawa oleh dewa Siwa ke bagian timur pulau Jawa tersebut ada yang tercecer dan tumbuh menjadi beberapa gunung kecil di antaranya ada Gunung Lawu 3.265 mdpl, Gunung Wilis 2.169 mdpl, Gunung Kelud 1.713 mdpl, Gunung Kawi 2.631 mdpl, Gunung Arjuna 3.339 mdpl, dan terakhir Gunung Kemukus 3.156 mdpl.

Potongan utama yang di letakkan di ujung barat membentuk sebuah gunung yang bernama Pawitra, yang kini dikenal dengan Gunung Pananggungan, dan bagian utama dari Gunung Meru yang berada di ujung timur, sekarang dikenal dengan nama Gunung Semeru.

Gunung Semeru, Paku Bumi Yang Juga Singgasana Para Dewa

Source: suara.com

Hal menarik lainnya dari Mahameru adalah, gunung yang memiliki kawah bernama Jonggring Saloka ini dipercaya merupakan bapak dari gunung tertinggi di Bali, Gunung Agung dan juga gunung teringgi di Nusa Tenggara, Gunung Rinjani. Ketiganya sampai saat ini merupakan gunung aktif yang terus memuntahkan material vulkanis untuk menyuburkan wilayah-wilayah di sekitarnya. (YPH/HL)