Yang Penting Heppiii. Perayaan tahun baru udah jadi tradisi sejak ratusan tahun silam, nggak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia. Tapi kamu pernah kepikiran nggak, siapa yang nentuin tanggal jatuhnya tahun baru Masehi, dan kenapa harus tanggal 1 Januari? Belajar sedikit tentang sejarah yuk.

Perayaan tahun baru

Source: hidayatullah.com

Perayaan tahun baruan pada 1 Januari adalah hal yang relatif baru dalam sejarah umat manusia. Awalnya, perayaan tahun baru tertua di muka bumi diyakini ada di Mesopotamia (kini Irak), sekitar tahun 2000 Sebelum Masehi (SM). Tapi, pada saat itu tahun baru dirayakan pada pertengahan Maret. Mengapa? Karena pada masa itu, adalah pergantian musim.

Merayakan tahun baru dengan alasan menyambut perubahan musim, umum dilakukan di abad kuno. Rakyat Mesopotamia misalnya, merayakan datangnya musim semi. Bangsa Mesir dan Persia merayakan datangnya musim gugur. Sementara di Yunani merayakan datangnya musim dingin.

Nah, perayaan Tahun Baru karena alasan penanggalan kalender itu sebetulnya dibawa oleh Bangsa Romawi. Tapi tahu nggak, sebetulnya bangsa Romawi merayakan tahun baru itu setiap tanggal 1 Maret! Mengapa? Karena pada awalnya, kalender Romawi yang dibuat oleh raja pertama Roma, Romulus, pada tahun 753 SM itu cuma ada 10 bulan, dan dimulai pada Maret.

Perayaan tahun baru

Source: titiktemu.id

Lalu, pada tahun 700 SM, kaisar Roma penerus Romulus, yakni Numa Pontilius, merubah kalender bikinan Romulus. Alasannya adalah, karena di kalender bikinan Romulus, jumlah harinya terlalu sedikit, dan ternyata ini nggak cocok dengan kenyataan musim yang ada. Ia menambahkan dua bulan tambahan, yakni Januari (Ianuarius) dan Februari (Februarius)

Nah, meski kalender sudah berganti, perayaan tahun baru 1 Januari baru dirayakan pada tahun 153 SM. Tahun baru pun bergeser, dari yang semula 1 Maret, akhirnya menjadi 1 Januari. Pada tahun 46 SM, Julius Caesar juga mengenalkan kalender baru, yang didasarkan pada pergerakan matahari. Kalender ini diklaim lebih sempurna dari kalender Romawi sebelumnya. Perayaan tahun baru pun kembali ditegaskan oleh Julius Caesar setiap tanggal 1 Januari.

Perayaan tahun baru

Source:historyextra.com

Pada 1582, kalender buatan Julius Caesar kembali disempurnakan, benar-benar menjadi kalender yang kita pakai sampai sekarang ini. Namanya, kalender Gregorian. Nama Gregorian ini didasarkan pada nama pemimpin umat Katolik ketika itu, Paus Gregory XIII, yang meresmikan penggunaan kalender ini pada Oktober 1582. Kalender ini dibuat oleh Christopher Clavius, seorang matematikawan dan astronom asal Jerman. Kalender ini kembali 'meluruskan' bahwa tahun baru dirayakan pada 1 Januari.

Nah udah tahu kan gimana prosesnya. Ngomong-ngomong, resolusi tahun barunya udah ada yang dilakuin belum? (YPH/HL)

Source