Yang Penting Heppiii. Dari pemandangan alam yang indah sampai kebudayaannya yang unik, Indonesia telah menjadi bukan cuma tujuan wisata populer bagi para pelancong di seluruh dunia tetapi juga tempat yang menarik bagi para pembuat film Hollywood. Dalam 12 tahun terakhir, setidaknya 10 film punya adegan pengambilan gambar di Indonesia, beberapa di antaranya mungkin lebih berkesan daripada yang lain.

Anacondas: The Hunt of Blood Orchid (2004)

Mengambil adegan di hutan bakau di Kalimantan, film untuk para penggemar reptile ini merupakan sekuel dari Anaconda yang dirilis tahun 1997.

Film Hollywood Dibuat Di Indonesia

King Kong (2005)

Dalam pembuatan ulang film legendaris dengan judul yang sama ini, sutradara Peter Jackson membawa para kru ke Pulau Mursala di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Pulau itu bernama Pulau Tengkorak dalam film itu, dan konon adalah tempat Kong pertama kali ditemukan. Film ini memenangkan tiga Academy Awards.

The Fall (2006)

Film ini mengambil lokasi di sejumlah tempat eksotis di seluruh dunia, termasuk Ubud, Bali, di mana sutradara Tarsem Singh menembak adegan yang menampilkan para pemburu yang melewati sawah dan pertunjukan tari Kecak yang disutradarai oleh penari terkenal Bali, I Ketut Rina. Film ini kemudian memenangkan sejumlah penghargaan internasional.

Amphibious (2010)

Film ini disebut "Angkara Murka" dalam bahasa Indonesia / Sansekerta dan itu adalah film 3D pertama yang difilmkan di Indonesia - di perairan Batam (Sumatera Utara), Kelapa Gading (Jakarta), dan Anyer (Banten), tepatnya.

Eat, Pray, Love (2010)

Diadaptasi dari novel laris dengan judul yang sama oleh Elizabeth Gilbert, film ini mungkin salah satu film paling terkenal yang pernah dibuat di Indonesia. Berlangsung di Ubud, film ini menceritakan kisah perjalanan Liz, diperankan oleh Julia Roberts, akhirnya menemukan Loe di Ubud, Gianyar, setelah sebelumnya ke Italia dan India.

Savages (2012)

Salah satu adegan dalam film ini terjadi di Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat. Sang sutradara, Oliver Stone, bekerja sama dengan John Travolta, Salma Hayek, dan Blake Lively, menghabiskan beberapa hari di pulau itu untuk syuting film thriller kriminalyang diangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama.

Alex Cross (2012)

Setelah The Mummy dan xXx, Rob Cohen sutradara film detektif ini yang merekam sejumlah adegan di Kabupaten Karangasem Bali dan di Pulau Nusa Lembongan.

The Philosophers: After the Dark (2013)

Pembuatan film untuk film ini berlangsung di Pulau Belitung (Sumatra), Candi Borobudur (Magelang), Candi Prambanan (Yogyakarta), Gunung Bromo (Jawa Timur) dan Jakarta. Sutradara, John Huddles, juga melibatkan aktris Indonesia Cinta Laura untuk bergabung dengan sekelompok 20 remaja dalam film tersebut.

Java Heat (2013)

Disutradarai oleh Conor Allyn, film ini nggak cuma mengambil gambar di Yogyakarta, tetapi juga melibatkan sejumlah aktor Indonesia di dalamnya, seperti Atiqah Hasiholan, Ario Bayu, Tyo Pakusadewo, Rudy Wowor, dan Rio Dewanto. Bintang-bintang lokal ini adu acting bersama Kellan Lutz dan Mickey Rourke.

Blackhat (2015)

Film yang dibintangi Chris Hemswort mengambil lokasi di Tanah Abang, Sunda Kelapa, serta di Monumen Nasional di Jakarta Pusat. Lokasi lain yang ditampilkan oleh sutradara Michael Mann dalam film ini termasuk Hong Kong dan Sri Manjung di Malaysia.

(YPH/HL)