Yang Penting Heppiii. Meskipun seni drama pantomim nggak sepopuler seni drama lain seperti teater atau pertunjukan drama musikal, ternyata dunia pantomim di Indonesia pernah melambung setelah tahun 1986 sampai tahun 1997 loh. Satu nama besar yang konsisten mempertahankan seni drama pantomim ini yaitu Septian Dwi Cahyo. Ia terus berupaya memperkenalkan kesenian gerak tubuh dan ekspresi wajah itu.

Pantomim Wonosobo

Source: youtube.com

Salah satu faktor yang menyebabkan pertunjukan drama tanpa kata ini kurang populer di masyarakat karena memang pertunjukannya jarang bahkan langka digelar. Tapi di Desa Tanjung Anom, Wonosobo Jawa Tengah, pantomim bukan pertunjukan yang aneh. Itu karena pantomim sudah diajarkan kepada anak-anak baik melalui ekstrakulikuler sekolah maupun di sanggar bernama Bagaskara. Bagus Santoso, seorang pekerja seni teater yang kini beralih ke pantomim inilah yang berperan besar atas berkembangnya pantomim di Wonosobo. Kabar baiknya, ternyata anak-anak di sana mengaku menikmati dan senang bisa berpantomim.

Pantomim Wonosobo

Source: blog.wonosobomuda.com

Nggak berhenti disitu, sudah mulai muncul sejumlah lomba yang bisa mereka ikuti untuk mengembangkan bakat mereka. Ada wadah untuk mereka berkarya lewat panggung kesenian pantomim. Jelas keren dong, kesenian pantomim jadi bisa terangkat lagi.

Menariknya, selain diajarkan pada anak-anak, pantomim juga digunakan sebagai cara unik menjual jajanan khas Wonosobo. Wah seru banget nih, makan enak bonus pertunjukan bagus. Tuh, Wonosobo aja bisa, daerah lain boleh dong ikutan. (YPH/HL)