Menghemat dan membeli barang bekas adalah cara yang bagus untuk mengurangi limbah. Namun, ketika Anda memesan sesuatu dari barang bekas tersebut, Anda mengalami dilema dalam hal pengemasan. Beberapa orang mungkin ingin ramah lingkungan, sehingga mereka memilih untuk mengemasnya apa adanya.
Penjual barang bekas atau bekas mempunyai cara tersendiri dalam mengemas barang yang dijualnya. Dari yang paling konyol dan berlebihan hingga yang paling kreatif. Bahkan, mereka menggunakan kantong plastik untuk mengantarkan barangnya, sehingga bisa disalahartikan sebagai sampah.
Meski barangnya sendiri bagus, penerima paket tetap tertawa melihat pilihan kemasan yang buruk. Berikut potret orang enggak niat mengemas pesanan barang bekas.
1. Dibungkus seadanya, bertanya-tanya apa isinya.
.jpeg)
2. Barang bekas yang dibungkus dengan botol bekas juga.
.jpeg)
3. Sungguh ajaib tasnya tidak robek di tengah perjalanan.
.jpeg)
4. Mereka bahkan tidak mencoba membungusnya lagi dengan kemasan yang lebih baik.
.jpeg)
5. Saya pikir mereka mengirimi sampah, tapi itu hanya upaya untuk menghemat kemasan.
.jpeg)