Yang Penting Heppiii. Hubungan baru tuh selalu menyenangkan, setuju dong. Mengenal satu sama lain, keluar dan melakukan berbagai hal bersama-sama menciptakan petualangan baru, asyik banget. Tapi, di saat bersamaan, kamu mulai lupa waktu dan lupa teman-teman yang dulu biasa jalan sama kamu. Tampaknya, hal itulah yang dirasakan beberapa teman pria ini. Dan akhirnya memicu mereka untuk bikin lelucon atau lebih tepanya prank kecil-kecilan.

Temui Keiran Cable yang berusia 20 tahun dari South Wales. Dia dan pacarnya Jess Ferguson mulai berkencan sekitar 18 bulan yang lalu, dan mereka sangat bahagia.

Lebih Seneng Pacaran

Source: buzznicked.com

Sedangkan ini adalah teman Keiran. Mereka mengatakan bahwa sejak dia mulai berkencan dengan pacarnya, dia tidak pernah membalas SMS atau telepon. Dia berlagak seperti dia sudah mati. Padahal ada semacam kesepakatan nggak tertulis atau kode di antara cowok-cowok bahwa kamu nggak meninggalkan teman untuk pacarmu.

Source: buzznicked.com

Suatu hari ketika teman-temannya berada di pub, mereka mulai berkata "RIP Keiran" karena mereka udah lama nggak melihat Keiran. Mereka kemudian memutuskan bahwa jika dia akan berpura-pura dia sudah mati dan tidak bergaul dengan mereka lagi, mereka akan melemparkannya ke pemakaman!

Lalu tiba-tiba, hal itu benar-benar terjadi. Seorang teman Keirans, Shaun Bundy yang mengkoordinir acara. Dia bahkan menghabiskan sepanjang hari Jumat dan Sabtu membuat peti mati untuk lelucon yang rumit ini.

Source: buzznicked.com

Keiran muncul di pub lokal untuk menonton pertandingan rugby. Atau begitulah pikirnya. Sebaliknya dia disambut oleh 50 temannya. Semua orang berpakaian seolah-olah untuk pemakaman, tepatnya pemakaman Keiran.

Source: buzznicked.com

Mereka memasukkan Keiran ke peti mati dan memasukkannya ke mobil jenazah. Mereka benar-benar berusaha sekuat tenaga untuk membuat lelucon ini menjadi seepik mungkin. Seorang teman Keiran yang lain, Daniel Bundock adalah pendeta yang memimpin pemakaman. Teman-teman Keiran bahkan membuat program pemakaman untuk acara tersebut.

Source: buzznicked.com

Teman-teman membuat Keiran berbaring di peti mati sementara mereka mengantarnya ke setiap pub di kota mereka. “Saya meminjam mobil pemakaman dan kami mengangkut peti mati dari pub ke pub, dengan pendeta di depan dan semua anak lelaki dalam prosesi di belakangnya. Bahkan jalan-jalannya benar-benar ditutup, epic. ”

Source: buzznicked.com

Source: buzznicked.com

Keiran sendiri cukup santai dan malah berterima kasih atas usaha keras teman-temannya untuk sekedar ngasih tahu bahwa dia nggak dilupakan. Keiran menganggap semua itu adalah bentuk perhatian dan kasih sayang teman-temannya. Untungnya, kekasih Keiran juga baik-baik saja dengan lelucon itu.  Dia menambahkan bahwa sementara Keiran dan dia sangat bahagia bersama, dia bisa pergi bersama teman-temannya kapan pun dia mau. Sebuah prank terepic yang berakhir bahagia. Gokil. (YPH/HL)