Sebagian orang beranggapan bahwa membuat pertanyaan sejatinya lebih sulit daripada menjawab. Ya, ada benarnya sih. Pasalnya, sang pembuat pertanyaan sudah pasti harus mengetahui jawabannya dan pandai dalam menyusun kalimat agar pertanyaannya mudah dipahami.
Sementara itu, sang penjawab hanya perlu belajar atau membaca sebuah materi agar kemudian dapat menjawab pertanyaan yang diberikan. Jika diperbolehkan, mereka bahkan juga bisa mengandalkan mesin pencari Google untuk menemukan jawabannya.
Namun, bagaimana jadinya jika pertanyaan yang ada tersebut justru rawan menjebak, seperti yang dituliskan oleh sejumlah netizen +62 berikut ini? kalau nggak hati-hati, bisa-bisa jadi bikin greget aja nih..
- Eeeeaaaa untung yang jawab cerdas hehehehe

- Ini sih pemaksaan banget hahahaha

- Udah mending mundur aja perlahan dari pada dipaksakan hehehe

- Hewan woi hewan.. bukan pak ogah hahahaha

- Nyesek banget dah ah
