Aplikasi pesanan yang berbasis teks telah mempermudah banyak orang. Penggunaannya relatif tinggi dibandingkan dengan media sosial lainnya. Beberapa contoh aplikasi ini termasuk WhatsApp, Telegram, dll. Media sosial lain juga mengadopsi pesan teks di aplikasi mereka.

Namun, perpesanan berbasis teks bukan tanpa kekurangannya. Terkadang seseorang terlalu malas untuk mengetik. Misalnya saat kita ingin memberitahukan lokasi orang lain yang jaraknya tidak jauh dari kita. Beberapa tidak menjelaskannya secara verbatim, tetapi langsung memilih untuk memotret tempat yang dimaksud.

Seperti deretan dibawah ini..

 

 

  1. Sangat diam, nggak pernah ngobrol, yakin masih suka?

 

  1. Ternyata ada ya orang yang suka ngemil tempe mentah.

 

 

  1. Maksudnya bukan loker yang itu bro.

 

  1. Emang boleh seabsurd ini?

 

  1. Maksudnya foto lokasi, bukan foto ibunya :((.

 

  1. Bener sih dibalikin, tapi balikinnya nggak kayak gitu bro.