Yang Penting Heppiii. Saat ini semakin variatif bahasa gaul yang digunakan dan diucapkan oleh remaja zaman now. Ternyata sebelum bahasa gaul saat ini tercipta, ternyata ada beberapa bahasa gaul yang sering digunakan sebagai ajang komunikasi orang-orang jadul. Nah sekarang saatnya nostalgia dulu gaes! Siapa tahu kamu pernah menggunakan bahasa-bahasa gaul ini.
- Temon atau cinewine = cewek

Nah kalau zaman sekarang nyebutnya cewek, zaman dulu nyebutnya temon atau cinewine gaes! Biasanya cowok akan dianggap hebat kalau sudah punya temon.
- Koyok/Dolop = bohong

Koyok atau dolop itu dikenal sebagai bohong. Kata ini sih positif supaya orang berbuat lebih jujur dalam berkata ataupun berbuat.
- Sangi = pulang

Bagi pelajar lawas, kata ‘sangi’ sering dipakai kalau mereka sedang di sekolah karena artinya mereka sudah mau pulang. Tapi kata ini juga sering dipakai ketika sedang kongkow, jjs, dan lainnya.
- Celoken = celana

Celoken biasanya dipakai zaman dulu ketika sedang berbelanja, nongkrong bersama teman, atau berkumpul bersama keluarga. Bentuk celoken pendek itu ukurannya jauh di atas paha dan celoken panjang bagian bawahnya melebar.
- Kume = muka

Istilah kume biasanya dipakai sebagai perkenalan awal antara cewek dengan cowok. Kume juga jadi penilaian pertama ketika cowok sedang pdkt.
- Makdikipe = nyesel

Ketika kamu melakukan kesalahan atau kegiatan yang sudah terlanjur, remaja zaman dulu akan menyempilkan istilah makdikipe di sela-sela obrolannya.
- Sa’ik = asyik

Ada beberapa kata yang diucapkannya terbalik ataupun menukar hurufnya secara acak. Contohnya seperti sa’ik yang sama seperti asyik untuk mengungkapkan kegembiraan.
- Rebek = repot

Rebek biasanya dipakai remaja yang ngga mau ikut nongkrong karena sedang repot. Biasanya kata ini selalu dijadikan andalan untuk tidak ikut pergi. Hayo siapa yang masih sering menggunakan kata ini?
Nah itu adalah bahasa gaul untuk remaja zaman dulu. Kalau remaja zaman now istilah gaulnya apa nih? (YPH/AP)