Yang Penting Heppiii. Siapa yang nggak kenal Sinterklas coba? Saat mendekati perayaan Natal, nama ini pasti akan terdengar dengan kebaikannya memberikan hadiah kepada anak-anak. Tapi, banyak juga diantara kita yang mungkin belum tahu asal-usul cerita Sinterklas, simak yuk.
Awal munculnya nama Sinterklas.
Tiap kali denger nama Sinterklas, pasti langsung mikir tentang hadiah. Ya, sosok pria tua berjanggut putih ini awalnya muncul pada abad ke – 4, dimana ada seorang uskup bernama Santo Nicholas yang suka membagikan hadiah kepada anak-anak pada malam 5 Desember.
Legenda tersebut diadopsi di Belanda sebagai Sinter Klass yang dirayakan setiap 6 Desember. Kemudian figur Sinter Klass berkembang di Amerika dan berubah menjadi figur Santa Claus. Santa Claus di Amerika diceritakan sebagai sosok orangtua yang murah senyum dan berjanggut putih, berpakaian merah dengan kerpus merah di kepalanya, yang pada malam Natal menaiki kereta salju penuh hadiah dan ditarik oleh delapan ekor rusa kutub. Santa Claus pun terbang dengan membagikan hadiah kepada anak-anak di seluruh dunia.

Source: people.howstuffworks.com
Siapa sih St. Nicholas?
Santo Nicholas, seorang uskup yang diagung-agungkan bangsa Yunani dan Latin. Nicholas sering disebut juga sebagai santo pelindung Rusia, para pelaut dan juga anak-anak. Kebaikan hatinya tersebut, membuat dirinya menjadi populer. Nicholas juga secara sembunyi-sembunyi suka memberikan hadiah kepada tiga anak gadis miskin.
Karena kebaikannya, Nicholas pun dijadikan sebagai orang suci. Bahkan, jenazahnya disebut-sebut memiliki kemampuan menyembuhkan secara ajaib, hingga jenazahnya pun dicuri dari makamnya. Figur Santa Claus yang dikenal masyarakat saat ini, merupakan sosok yang terkisah dari Santo Nicholas.

Source: thisisinsider.com
Kenapa Sinterklas selalu ada saat Natal?
St Nicholas yang meninggal pada 6 Desember, dikaitkan dengan hari kelahiran Yesus pada 25 Desember. Masyarakat Kristiani menggabungkan sosok Nicholas yang dinilai identik dengan perayaan Natal, yaitu hari kelahiran Yesus. Santa yang selalu menyebar pesan baik, dianggap masyarakat mirip dengan Yesus Kristus, sehingga menjadikan sosok Santa Claus melekat pada saat perayaan Natal.

Source: businessinsider.com
Berawal dari legenda tersebut, masyarakat pun sudah terbiasa bertukar hadiah atau pun membagikan hadiah di setiap perayaan Natal. Selalu terlihat sosok Sinterklas dimana pun ketika Natal tiba. (YPH/HL)