Yang Penting Heppiii. Ada kabar gembira nih, baru-baru ini Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menandatangani perjanjian kerja sama proyek Satelit Multi Fungsi (SMF) bernama Satelit Republik Indonesia (Satria).
Proyek yang bertujuan untuk mencukupi kebutuhan telekomunikasi seluler ini akan mulai digarap akhir tahun ini loh. Dan yang bertanggung jawab atas proyek ini adalah perusahaan satelit asal Perancis, Thales Alenisa Space.

Source: style.tribunnews.com
Jadi nantinya, Satria ini akan diproyeksikan untuk mencukupi keutuhan internet dan bisa menjangkau wilayah lebih luas, khususnya daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta daerah perbatasan, guys. Jangkauannya mencapai 150 ribu titik! Rencananya, satelit internet ini membutuhkan waktu perancangan sekitar 3,5 tahun. Berarti kemungkinan akan rampung pada tahun 2022 dan akan siap dioperasikan ada tahun 2023.
Satria akan sampai pada orbit 146 BT menggunakan frekuensi Ka-band dengan teknologi very high throughput satellite (HTS) berkapasitas 150 Gbps.Perancangan, pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan satelit Satria membutuhkan Rp 21,4 triliun untuk 15 tahun, sudah termasuk proses operasional dan pemeliharan.

Source: inet.detik.com
Harapannya, dengan adanya satelit ini, komunikasi online bisa dilakukan dengan maksimal, nggak cuma di kota besar, tapi di seluruh pelosok nusantara. Kalau koneksi internetnya lancar, banyak sektor penting juga akan berkembang dengan baik dan Indonesia pasti akan makin maju dan mampu bersaing dengan negara berkembang lain, ya nggak? (YPH/HL)