Yang Penting Heppiii. Di Indonesia, banyak sekali terdapat gua dengan stalagtit dan stalagmitnya yang menakjubkan. Salah satu yang cukup menarik perhatian wisatawan adalah Gua Lowo yang terletak di Kabupaten Trenggalek. Istimewanya, Gua Lowo ini merupakan yang terpanjang se-Asia Tenggara.

Gua Lowo tepatnya ada di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo atau sekitar 27 Km dari pusat Kota Trenggalek dan Tulungagung. Untuk bisa menuju destinasi wisata ini sangat mudah guys, karena melewati ruas jalan nasional dan searah menuju lokasi wisata Pantai Prigi dan Pasir Putih.

Gua Terpanjang Se-Asia Tenggara

Source: andhikanurafian.web.ida

Ukiran di batu-batuan yang terbentuk secara alami dari partikel yang terbawa tetesan air di dalam gua selama ribuan tahun di Gua Lowo membuatnya tampak sangat indah. Keindahan alam tersebut lebih sempurna dengan adanya sorot lampu aneka warna yang terpasang di sela-sela bebatuan.

Di dalam gua, terdapat jembatan sepanjang 859 meter yang tersedia mulai dari mulut gua hingga ujung gua. Jadi semua pengunjung bisa dengan mudah mengekplorasi keindahan gua. Uniknya, sensasi pemandang berbeda bisa kamu temukan di setiap sudut gua yang ditemukan pada 1931 silam ini.

Gua Terpanjang Se-Asia Tenggara

Source: asliindonesia.net

Di ujung jembatan, wisatawan dapat menikmati sinar matahari yang menerobos lubang kecil di langit gua. Selain itu pengunjung juga bisa menyaksikan ribuan kelelawar yang bergelantungan di dinding gua. Asyiknya lagi, guanya cukup panjang, kemudian di tengahnya ada semacam hall yang cukup luas dan bisa digunakan untuk istirahat sejenak.

Menurut Kepala Bidang Promosi Wisata dan Budaya Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggaek, Suparlan, sesuai hasil penelitian ahli gua asal Prancis, Gilbert Mantovani dan Kingston Kho pada tahun 1985 lalu, Gua Lowo dinyatakan sebagai gua terbesar dan terpanjang se-Asia Tenggara.

Gua Terpanjang Se-Asia Tenggara

Source: abcd.trenggalek.blogspot.com

Gua ini cukup unik, karena lebar ruangan gua mencapai 50 meter dengan ketinggian bervariasi antara 20 hingga 50 meter. Dengan kondisi tersebut, wisatawan tidak perlu takut kehabisan oksigen. Sementara menurut salah seorang penjaga Gua Lowo, Wipuryono, panjang total gua ini diperkirakan mencapai lebih dari 5Km. Namun untuk menjangkau seluruh areanya, dibutuhkan keahlian dan peralatan yang memadai. Karena semakin ke dalam, jumlah oksigen yang tersedia semakin sedikit, serta harus melintasi sungai bawah tanah.

Gua yang menjadi salah satu destinasi wisata andalan Trenggalek ini selalu ramai dikunjungi wisatawan setiap akhir pecan dan hari libur. Karena untuk bisa masuk ke dalam gua yang menakjubkan ini, para pengujung hanya perlu menyediakan uang sebesar Rp 7.500 per orang pada hari biasa dan Rp 10.000 pada hari libur. Murah banget kan guys? Yuk main kesana kalau pas lagi liburan. (YPH/HL)