Yang Penting Heppiii. Bagi warga Jakarta sebentar lagi bisa merasakan adanya solusi untuk mengatasi kemacetan yaitu dengan adanya transportasi umum yang baru yaitu Mass Rapid Transit yang disingkat dengan MRT dan Light Rail Transit atau LRT. Jaringan transportasi untuk MRT dibangun dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI, sedangkan untuk LRT dibangun dari Bekasi menuju Cawang dan Cibubur menuju Cawang. Hm, kira-kira apa ya perbedaan dari MRT dan LRT?
- Kapasitas Penumpang

Karena LRT merupakan kereta api ringan, jadi daya angkutnya tidak sebesar MRT. Kapasitas untuk MRT sebanyak 1.950 penumpang sedangkan LRT sebanyak 600 penumpang.
- Target Penumpang

Untuk MRT menargetkan per hari mencapai 73.400 penumpang, sedangkan untuk LRT menargetkan sebanyak 360.000 penumpang per harinya.
- Jumlah Kereta

Rangkaian kereta MRT sebanyak 6 kereta, sedangkan LRT hanya 2 hingga 4 kereta.
- Jalur Perlintasan

Jalur perlintasan untuk MRT terdiri di dua tempat yakni jalan layang dan bawah tanah, sedangkan untuk LRT hanya tersedia di jalan layang.
Nah kalau membahas soal kenyamanan MRT dan LRT pasti nyaman banget dong! Kalau kamu tertarik untuk naik MRT, dijamin gerbongnya nyaman, tidak berisik, dan jarak tempuk Bundaran HI sampai Lebak Bulus hanya 30 menit. Stasiun MRT juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti eskalator, elevator, tempat duduk, dan masih banyak lagi. Kalau kamu tertarik untuk naik LRT, fasilitasnya sudah standar kelas dunia yakni ada musala, klinik, lift, eskalator, dan lainnya serta LRT juga menggunakan teknologi canggih lho! Jadi tertarik mau mencoba yang mana dulu nih? (YPH/AP)