Yang Penting Heppiii. Ekstrakurikuler atau sering disingkat ekskul adalah kegiatan di luar jam pelajaran sekolah yang biasanya dilakukan di dalam atau luar sekolah dengan tujuan untuk menyalurkan minat dan bakat siswa. Banyak banget eskul yang ada di sekolah, dan makin kesini jadi makin berkembang. Nggak cuma paduan suara, sepakbola atau paskibra, eskul sekarang udah makin asik dan beda dari yang lain. Beberapa ekskul bahkan sengaja dirancang untuk mengembangkan kemampuan entrepreneur, keterampilan, atau mengasah kepedulian sosial para siswa. Kaya beberapa eskul sekolah berikut.
Bisnis online
SMAK 7 Penabur Jakarta terinspirasi untuk membuka eskul Bisnis Online, karena tertarik untuk membuka peluang usaha bagi para siswa dengan memanfaatkan internet. Jadi di sini, siswa nggak sekedar aktif di dunia maya untuk sesuatu yang nggak terlalu penting, tapi bisa juga menghasilkan.
Enggak main-main. Para anggota ekskul dibekali cara menarik pelanggan tanpa tatap muka. Mereka juga diajari cara membuat aplikasi yang biasa digunakan dalam bisnis online. Bukan hanya teori saja, seluruh anggota ekskul wajib mengolah bisnis online sendiri. Jadi, disamping belajar berbisnis, keuntungannya juga bisa menambah uang saku siswa!

Source: majalahouch.com
Membatik
SMA Negeri 2 Magelang, Jawa Tengah punya kegiatan mingguan yang nggak cuma unik tapi juga bermanfaat. Mereka punya eskul Membatik yang mampu menghasilkan produk batik khas Magelang yang siap dijual. Terbukti, sejak 2009, hasil karya mereka sudah masuk pasar industri batik. Distribusinya bahkan mencapai luar daerah, salah satunya Sumatera Selatan.
Tak hanya motif batik umum khas Magelang. Para siswa juga mengembangkan sendiri motif lain, di antaranya bernama "Water Torn" dan "Diponogoro". Karya-karya ini juga sering dipamerkan dalam pameran-pameran di luar sekolah. Tak ayal, produk batik SMA Negeri 2 Magelang cukup dikenal masyarakat Magelang.

Pengabdian masyarakat
Eskul "Community Service" di SMA Negeri 10 Malang, Jawa Timur sengaja dirancang untuk melatih kepedulian anak muda terhadap sesama. Setiap Sabtu para siswa anggota ekskul melakukan beragam kegiatan sosial di sekolah-sekolah dasar, dinas sosial, panti asuhan, panti jompo, atau berkumpul bersama anak-anak jalanan. Mulia banget ya.

Source: l2lsman10mlg.wordpress.com
Peduli lingkungan
SMA Negeri 21 Makassar, Sulawesi Selatan, membuat ekskul yang berorientasi pada program-program peduli lingkungan. Awal cerita, SMA Negeri 21 Makassar memenangkan kompetisi Toyota Eco Youth (TEY) ke-4 pada 2009. Kemenangan ini kemudian memotivasi pihak sekolah untuk secara resmi membuat ekskul "TEY". TEY merupakan kompetisi khusus pelajar sekolah menengah yang bertujuan untuk membangun cara pikir dan mendorong kontiribusi nyata anak muda terhadap perbaikan di lingkungan sekitar sekolah.

Source: inspiratifnews.com
Robotik
Ekskul robotik di SMAN 8 Jakarta adalah salah satu cabang peminatan dari subseksi ekskul Teknologi dan Soundsystem (Teksound). Klub pencinta robot yang beranggotakan 16 siswa ini cocok disebut sebagai ekskul indenpenden. Pasalnya, nyaris seluruh kegiatan yang mereka lakukan lepas dari dukungan pihak sekolah. Soal dana misalnya, untuk merakit robot mereka patungan. Enggak ada iuran resmi yang rutin, tiap anggota diajak untuk berdonasi tiap kali mereka sepakat untuk merakit robot baru.

Source: komunitasbacalah.blogspot.com
Gimana, keren-keren banget ya anak SMA zaman sekarang. Daripada keluyuran nggak jelas, inisiatif untuk melakukan hal positif ini perlu ditiru guys, biar anak muda Indonesia punya karya, syukur-syukur bisa mendunia. (YPH/HL)