Yang Penting Heppiii. Banyuwangi merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang terkenal dengan berbagai tradisinya. Salah satu tradisi menariknya adalah tradisi mencari jodoh yang disebut dengan Gredoan. Dalam tradisi ini, orang-orang yang sudah cukup umur untuk menikah akan mencari calonnya sendiri. Bagaimana sih proses Gredoan ini?

 Gredoan, Ritual Mencari Jodoh di Banyuwangi

Biasanya para pria akan memasukkan lidi dari janur kelapa ke lubang anyaman bambu atau yang dikenal dengan gedheg milik gadis pilihannya. Nah kalau sang gadis setuju, ia akan mematahnakn lidi dan sang pria akan mulai bicara dilengkapi dengan rayuan. Dari rayuan itu tradisi mencari jodoh dinamakan Gredoan karena berasal dari kata gridu yang berarti menggoda.

Proses perkenalan dan merayu ini pun mereka tidak boleh saling tatap muka dan dibatasi dengan dinding bambu. Nah setelah lidi dipatahkan, calon pasangan itu akan diundang masuk ke rumah untuk ngobrol dengan orang tua sang gadis. Setelah berhasil menaklukkan hati sang gadis, maka sang pria akan segera melamar.

 Gredoan, Ritual Mencari Jodoh di Banyuwangi

Gredoan ini biasanya dilaksanakan saat Maulid Nabi. Tradisi ini juga berguna untuk mempererat tali persaudaraan dengan acara kumpul-kumpul. Ngga ketinggalan dengan kue tradisional, hidangan khas Banyuwangi, dan acara di malam hari. Tertarik untuk berkunjung ke Banyuwangi? (YPH/AP)