Yang Penting Heppiii. Kota Malang emang paling bisa bikin warganya melek budaya, terbukti dengan banyaknya festival budaya yang sering digelar secara rutin di kota Malang. Yang paling baru bahkan berhasil mencatatkan prestasinya di buku Museum Rekor Indonesia! Keren banget nggak sih.

Bumi Arema

Source: suaramerdeka.com

Minggu, 25 November lalu, ribuan warga Malang ramai-ramai melakukan aksi goyang payung di kawasan Jalan Simpang Balapan diiringi lagu senam Maumere. Tercatat, sedikitnya ada 5000 orang yang ikut berpartisipasi dalam acara ini, wow... Setuju dong, kalau ini adalah angka yang cukup fantastis. Kegiatan itu berbarengan dengan digelarnya acara Jalan Sehat Arema Sadar Pajak V 2018.

Nggak sekedar bertujuan mecahin rekor aja, goyang payung ini juga digagas sebagai salah satu upaya melestarikan musik tradisional yaitu senam Maumere, payung juga diartikan sebagai simbol untuk bekerja lebih baik lagi. Tapi pada tahu nggak, goyang Maumere itu apa?

Bumi Arema

Source: jatimtimes.com

Lagu Maumere sebenarnya adalah sebutan untuk lagu berjudul “Ge Mu Fa Mi Re” yang diciptakan oleh Nyong Franco yang bermukim di Maumere, Nusa Tenggara Timur. Itulah sebabnya lagu ini lebih terkenal dengan judul lagu Maumere, biar gampang gitu. Nah senam Maumere sendiri juga sudah populer sejak tahun 2012 lalu. Syair dan irama lagu ini riang banget, jadi seakan memancing orang untuk bergoyang.

Bumi Arema

Source: jatimtimes.com

Aksi pemecahan rekor Senam Maumere sebelumnya sudah pernah tercatat dalam rekor Muri. Namun yang membedakannya dengan aksi hari Minggu kemarin adalah keberadaan payung sebagai aksesoris yang digunakan saat senam. Pihaknya pun mengapresiasi adanya pemecahan rekor ini. Pasalnya, kegiatan ini juga sebagai salah satu cara pelestarian budaya dengan cara dan ide yang berbeda. Lebih jauh, juga mengajak warga biar sadar pajak. Brilian ya, kota-kota lain boleh nih ditiru aksinya. (YPH/HL)