Yang Penting Heppiii. Warga Jakarta patut bangga nih, karena tahun 2019 adalah tahun bersejarah bagi perkembangan transportasi umum di Jakarta. Gimana nggak, akhirnya setelah 28 tahun direncanakan, MRT atau kereta api bawah tanah bisa benar-benar terwujud di tahun ini. Dengan pilihan moda transportasi yang benar-benar baru ini, pasti juga ada penyesuaian di masyarakat. Makanya nggak kaget juga kalau banyak masyarakat yang antusias menyambut beroperasinya MRT ini, ya walaupun ada beberapa yang menunjukkan sikap nggak pantas. Tapi anggap aja semua itu juga bagian dari adaptasi ya, semoga nantinya semua lapisan masyarakat bisa memanfaatkan dengan bijak.

Naik MRT Pake 5 Uang Eletronik

Source: megapolitan.kompas.com

Ngomong-ngomong soal animo masyarakat, setelah resmi beroperasi secara komersial, warga Jakarta tetap antusias dan nggak keberatan dengan tarifnya loh. Terbukti padat banget antriannya saat ‘tayang’ perdana tanggal 1 April lalu.

Naik MRT Pake 5 Uang Eletronik

Source: finance.detik.com

Yang bikin warga Jakarta sumringah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ngasih kejutan dengan memberi diskon 50% untuk pengguna MRT selama April 2019! Wah, harus kamu manfaatin sebaik-baiknya guys sambil membiasakan diri dengan moda transportasi baru ini.

Tapi kedepan kamu juga musti paham dong dengan cara pembayaran MRT biar nggak bingung sendiri. Udah diputuskan oleh Pemprov dan DPRD DKI, tarifnya Rp 8.500 per 10 km. Nantinya akan ada kartu MRT Jakarta Jelajah Multi Trip yang masih dalam proses perijinan Bank Indonesia dan baru tersedia di bulan Agustus.

Naik MRT Pake 5 Uang Eletronik

Source: cnbcindonesia.com

Sementara itu, untuk sekarang kamu bisa pakai uang elektronik. PT Mass Rapit Transit Jakarta (MRT) menggandeng 5 bank nasional untuk bekerja sama terkait pembayaran tiket MRT Jakarta. Jadi ada 5 bank yang sudah bekerja sama yaitu BRI, BNI, Mandiri, BCA, dan Bank DKI. Itu semua bisa dipakai. Nah, tunggu apalagi guys, yuk naik MRT aja, daripada panas-panasan di jalan dan berjibaku dengan kemacetan. (YPH/HL)