Yang Penting Heppiii. Emang bener ya kalo menuntut ilmu itu nggak kenal umur. Mau muda, mau tua, pendidikan sebaiknya dijunjung tinggi demi kualitas hidup yang lebih baik.

Contohnya nenek satu ini, Kiyoko Ozeki berhasil dapatin gelar doktor di usia 88 tahun di Universitas Ritsumeikan. Nggak sebentar, beliau bahkan udah serius melakukan penelitian selama lebih dari 30 tahun buat jelasin gimana kain dari zaman Jomon ditenun dan dikembangkan.

Nggak cuma itu, nenek Ozeki ini juga menjabat sebagai asisten profesor di perguruan tinggi junior perempuan Universitas Tokai Gakuen sampe tahun 1995. Sekarang, beliau malah udah jadi profesor emeritus di institusi yang sama. Terus juga, meskipun nenek Ozeki nggak mendaftarkan dirinya di program pascasarjana universitas, tapi beliau bisa dapetin gelar berkat tesisnya. Keren banget ya!

Nenek Ozeki nyerahin tesisnya pada September silam sebagai akademisi tamu di Pusat Penelitian Universitas untuk Pan Pasifik mulai April 2015. Tesis nenek Ozeki mengangkat tema tentang asal-usul budaya kain di Jepang dan karakteristiknya yang kemudian berhasil dipertahankan dalam sidang sebagai bagian dari syarat kelulusan Universitas Ritsumeikan.

“Bisa mendapatkan gelar ini merupakan suatu kehormatan besar dalam hidup saya. Saya benar-benar terharu atas keberhasilan ini.” ucap nenek Ozeki setelah mampu menakhlukan semua kekhawatiran soal keterbatasan fisiknya dalam menyelesaikan penelitian.

Usai mengikuti prosesi wisuda, nenek Ozeki menyampaikan kalau dirinya ingin generasi muda Jepang tetap tertarik untuk mempelajari dan mempertahankan budaya tradisional mereka. Ia juga ingin semua generasi muda di negara maju bisa terinspirasi dari apa yang mereka pelajari terkait warisan budaya Jepang yang kaya dan menarik.

Wah kayaknya nggak cuma nenek Ozeki aja nih, nenek di Indonesia juga kepingin anak muda Indonesia melestarikan budaya asli Indonesia.

Source