Yang Penting Heppiii. Yogyakarta adalah salah satu kota wisata dengan banyak destinasi menawan, salah satunya adalah Taman Sari. Nggak hanya menyajikan wisata bersejarah sebagai bagian dari Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat, kehidupan masyarakat setempat yang berdiam di sekeliling obyek wisata berjuluk Water Kasteel rupanya juga jadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Source: kompas.com
Beragam usaha sektor wisata sebagai upaya mendukung hidupnya industri wisata kreatif di sekitar obyek utama Taman Sari, sudah dilakukan oleh warga sejak bertahun-tahun yang lalu. Dan kalau menyusuri perkampungan padat sekitar Taman Sari kita akan berjumpa dengan warga yang sehari-hari melakukan aktivitas berkesenian dalam upaya melestarikan kebudayaan setempat.
Bapak Jumakir, pria berusia setengah abad ini, sudah hampir 43 tahun berprofesi menjadi pembuat wayang kulit. Karena aktifitasnya terbilang langka, nggak heran kalau aktivitasnya selalu jadi sasaran foto para wisatawan. Kehidupan nyata sehari-hari masyarakat sekitar seperti Bapak Jumakir inilah yang justru menarik wisatawan.

Source: motzter.com
Teknik tatah sungging yang diaplikasikannya untuk membuat wayang kulit terlihat unik dan menarik untuk digali lebih dalam. Karena itu, beberapa wisatawan yang penasaran terhadap aktivitas Bapak Jumakir pun banyak yang bertanya. Di workshop sederhana di depan rumahnya, sesekali Bapak Jumakir berhenti menatah dan menjawab pertanyaan para wisatawan. Dari aktivitas Bapak Jumakir ini, kita juga tahu bahwa ternyata bikin wayang itu nggak gampang. Untuk satu wayang saja, bisa memakan waktu sampai sebulan bahkan lebih, tergantung tokoh yang sedang dibuat.
Source: desakaranglor.blogspot.com
Meskipun langka, semoga aktivitas semacam ini nggak akan punah ya guys. Sayang banget kalau warisan budaya seindah ini nggak lagi bisa kita lihat. Buat kamu yang belum pernah ke Taman Sari, buruan kesana deh dan nikmati pengalaman yang berbeda melihat para perajin wayang seperti Bapak Jumakir. (YPH/HL)