Yang Penting Heppiii. Bangsa Indonesia masih berkabung dengan kepergian Presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie pada 11 September lalu. Kepergian beliau meninggalkan luka yang sangat mendalam bagi kita semua.
Selain dikenal sebagai sosok yang bersahaja dan sederhana, BJ Habibie juga seseorang yang sangat cerdas serta ahli dalam dunia teknologi dan penerbangan. Selama terjun di bidang teknologi, BJ Habibie menghasilkan banyak penemuan. Nggak heran kalau beliau dikenal bukan hanya di Indonesia tapi seluruh dunia.

Source: kumparan.com
Banyaknya penemuan oleh Presiden ketiga RI ini membuatnya mengantongi sekitar 46 hak paten di bidang aeronautika, atau ilmu yang terlibat dalam pengkajian, perancangan, dan pembuatan mesin-mesin berkemampuan terbang, atau teknik-teknik pengoperasian pesawat terbang dan roket di atmosfer. Dari hak paten ini, Habibie mendapatkan royalti yang nggak sedikit jumlahnya.
Ia bahkan merupakan penemu Teori Keretakkan atau Crack Theory di bidang penerbangan. Penemuan teori yang digagas oleh BJ Habibie ini bahkan telah digunakan di seluruh dunia dalam teknologi penerbangan.

Source: kumparan.com
Teori Crack ditemukan oleh BJ Habibie sekitar tahun 1960-an, dimana teknologi pesawat terbang belum secanggih seperti saat ini. Teori ini mengkalkulasi keretakan pesawat karena proses terbang landas dan membangun desain pesawat modern untuk menghindari kecelakaan. Teori Keretakan tersebut yang membuatnya mendapat julukan Mr Crack.

Source: intisari.grid.id
Bukan hanya mengantongi puluhan hak paten dibidang teknologi, Habibie juga berhasil memimpin pembuatan pesawat N250 Gatot Kaca. Pesawat buatan Indonesia pertama itu mengudara perdana saat acara HUT ke-50 RI pada 17 Agustus 1995.

Source: merdeka.com
"Dari visi beliau lah lahir industri strategis di Indonesia. Dari dedikasi beliau yang berbasis riset dan pengetahuan yaitu pesawat N250 Gatot Kaca. Kita ingat peristiwa bersejarah pertama kali mengudara pesawat Gatot Kaca di HUT Kemerdekaan RI ke 50," kata Presiden Jokowi mengenang BJ Habibie.
Kejeniusannya dalam bidang teknologi dan sosoknya yang humble serta down to earth pasti nggak akan mudah kita lupakan begitu saja. Selamat jalan Pak Habibie. (YPH/HL)