Yang Penting Heppiii. Kalau selama ini kita mengenal Ponorogo hanya dengan Reognya yang kental dengan unsur mistik dan kebatinan. Menariknya guys, ada beragam kesenian lain yang nggak kalah keren dari Reog. Mau tahu apa aja? Langsung takis kuy!
Gajah-gajahan
Kesenian tradisional Gajah-gajahan pada dasarnya adalah seni jalanan ( street arts ) bernafaskan Islam yang berbentuk arak-arakan terdiri atas sekelompok penari, pemusik dan penyanyi. Tokoh utamanya adalah patung gajah yang digotong oleh dua orang yang berada di dalam 'tubuh' gajah tersebut. Di atas patung gajah tersebut, duduk anak laki-laki usia pra akil baliq yang didampingi oleh seorang pembawa payung. Sementara itu, agar si Gajah bisa berjalan sesuai arah, dia didampingi oleh orang yang bertugas untuk menuntun Gajah tersbut. Di belakang gajah, berbaris para penari clan penyanyi yang diiringi oleh alunan musik hadroh yang instrumennya terdiri atas jedor, kendang, kenong, kentrung, dan kecer.

Source: keindahanponorogo.blogspot.com
Keling
Kesenian yang ada sejak tahun 1942 ini bermaksud mengingatkan saat masyarakat merasakan penderitaan ketika dijajah oleh Bangsa Jepang. Dalam sajian tari, kesenian mengisahkan tentang dua Putri dan Kerajaan Ngerum yang diculik oleh Bagaspati dan Kerajaan Tambak Kehing. Namun akhirnya dapat diselamatkan oleh Joko Tawang dan Padepokan Waringin Putih.

Source: primecorpus.wordpress.com
Jaran Thik
Kesenian Jaranan thik menggambarkan tentang perjalanan hidup manusia yang diwarnai dengan cobaan, ataupun kemampuan dalam melawan hawa nafsu. Balk yang berasal dan luar maupun dalam diri manusia itu sendiri.

Source: cintanegeri.com
Odrot
Merupakan kesenian peninggalan Jawa penjajahan Belanda yang hidup dan berkembang di Ponorogo. Kesenian ini merupakan seni pertunjukan musik yang menggunakan instrument pokok berupa terompet.

Source: ragam-kota-ponorogo.blogspot.com
Thekthur
Kesenian yang penyajiannya dalam bentuk musikal ini terbuat dan bambu dan awalnya merupakan sarana penggalang masa bagi masyarakat dalam menjaga keamanan Iingkungannya dan pada perkembangannya dijadikan sarana membangunkan orang untuk makan sahur bagi yang menjaankan ibadah puasa.

Source: youtube.com
Terbangan
Kesenian ini hidup dan berkembang sebagai jenis yang Iebih banyak digunakan sebagal sarana kegiatan keagamaan dengan nuansa Islami dalam bentuk lagu-lagu pujian ataupun sholawatan.

Source: youtube.com
Kongkil
Kesenian yang diperkirakan lahir tahun 1928 ini berupa instrument musik berupa seperangkat Angklung yang terbuat dan bambu pilihan. Awalnya yang ditampilkan berupa Iagu-lagu gending Jawa dan digunakan pada upacara adat bersih desa maupun hari besar, namun dalam perkembangannya dipadu dengan instrument Reyog untuk kebutuhan iringan fragmen tari.

Source: keindahanponorogo.blogspot.com
Gong Gumbeng
Kesenian ini lahir saat transisi masuknya budaya keraton ke masyarakat pedesaan. Instrument terbuat dari bambu yang dibuat dengan menyesuaikan nada gamelan. Kesenian ini juga digunakan pada upacara adat bersih desa maupun peringatan hari-hari besar dan dalam perkembangan juga untuk kebutuhan hiburan.

Source: nanangdds.wordpress.com
Nah, itu tadi beragam kesenian khas Ponorogo yang mungkin belum kamu tahu guys. Kayanya asyik banget ditonton sambil belajar budaya juga. (YPH/HL)