
Liputan6.com
Yang Penting Heppiii. Banyuwangi, Jawa Timur memiliki satu kesenian tari massal yang bernama Tari Gandrung Sewu. Tari ini sendiri banyak dipengaruhi oleh budaya dari Bali semasa Kerajaan Blambangan di abad ke 16 dan merupakan kerajaan Hindu terakhir di Pulau Jawa. Tari Gandrung adalah tarian khas Banyuwangi yang merupakan perwujudan dari masyarakat atas musim panen. Awalnya, tarian ini adalah bentuk syukur kepada Dewi Sri.
Gandrung memiliki arti disenangi yang berarti tarian suka cita, instrumen utama untuk tari ini adalah gendang dan gamelan khas suku Osing.

Beritagar.id
Nah, buat kamu yang penasaran kayak apa sih tari kolosal satu ini, kamu bisa dateng ke Banyuwangi tepatnya di Pantai Boom pada hari Sabtu, 20 Oktober 2018. Akan ada sekitar 1.314 penari yang akan menyukseskan festival ini. Ribuan orang yang terpilih adalah siswa sekolah SMP dan SMA di Giri, Wongsorejo, Kalipuro dan Glagah. Hebatnya, festival ini didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata, bahkan pada tahun 2012, festival Tari Gandrung menerima rekor MURI sebagai acara dengan jumlah penari terbanyak, yaitu 1.047 orang!
Menurut menteri pariwisata, Arief Yahya, kementerian akan terus mendorong Banyuwangi sebagai destinasi wisata warga asing, dengan Tari Gandrung Sewu sebagai salah satu tujuan utamanya. Keren! (YPH/RN)